Waspada Fenomena Crosshijaber

Waspada Fenomena Crosshijaber | Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Sheranaa Indonesia . Jumpa lagi bareng sheranaa nih hehe, tanggal berapa yaa ini? Wah ternyata sudah tanggal 16 Oktober 2019. Sahabat, sheranaa mau ngasih tau nih fenomena yang saat ini lagi banyak viral. Apakah sahabat sudah tau? Fenomenanya kali ini bikin sheranaa geleng-geleng kepala deh. Ayo coba tebak! Yaap sesuai judulnya yaa, fenomena yang pingin sheranaa bahas tuh fenomena tentang crosshijaber.

Jadi menurut artikel-artikel yang sheranaa baca secara garis besarnya crosshijaber itu adalah suatu komunitas, nah tapi nih tapi… komunitasnya bukan komunitas yang sehat, melainkan komunitas yang menyimpang. Bahkan bisa dikatakan penyimpangan seksual. Nah para anggota komunitas ini ternyata nekat banget lho sahabat, mereka melakukan penyamaran busana dari yang anggotanya adalah laki-laki lalu mengenakan pakaian-pakaian busana muslimah yang syar’i bahkan untuk menutupi identitas laki-lakinya ada yang sampai mengenakan cadar juga lhoh.

Lalu apa sih bahayanya? Ternyata, para anggota komunitas ini masuk ke dalam majelis-majelis taklim yang isinya adalah muslimah, mereka berperilaku layaknya muslimah, bercampur baur, dan yang paling membuat sheranaa merinding adalah ada yang sampai menyentuh fisik muslimah yang berada di sekitarnya. Ada yang mengatakan bahwa perilaku laki-laki tersebut karena terobsesi untuk menjadi wanita. Tapi apakah hanya karena obsesi saja hingga melakukan hal seperti itu?

Sebenarnya, usut punya usut perilaku crosshijaber ini diinspirasi dari perilaku crossdressing. Crossdressing ini ternyata sudah marak terjadi di dunia. Banyak yang sudah melakukan crossdressing untuk sebuah pertunjukan seni. Kalau yang sering nyata kita lihat di Indonesia maupun Jepang yaa contohnya Cosplay (Costum Play) dimana seseorang baik wanita maupun laki-laki mengenakan busana yang menyerupai karakter yang mereka suka untuk pertunjukan seni. Jadi di dalam crossdressing ini memadu-madankan busana dan accessories sesuai karakter yang disenangi walaupun lintas gender diklaim untuk kepentingan dasar dan wujud ekspresi diri.

Wah, wah.. lalu bagaimana Syariat Islam menanggapi hal semacam ini?

Ternyata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat perbuatan semacam crosshijaber ataupun crossdressing.

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki” (HR. Bukhari no. 5885).

Dalam lafazh Musnad Imam Ahmad disebutkan,

“Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita, begitu pula wanita yang menyerupai laki-laki” (HR. Ahmad no. 3151, 5: 243. Sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari).

Begitu pula dalam hadits Abu Hurairah disebutkan,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita, begitu pula wanita yang memakai pakaian laki-laki” (HR. Ahmad no. 8309, 14: 61. Sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim, perowinya tsiqoh termasuk perowi Bukhari Muslim selain Suhail bin Abi Sholih yang termasuk perowi Muslim saja).

Dalam hadits terakhir ini yang dilaknat adalah gaya pakaiannya. Sedangkan hadits di atas adalah mode bergaya secara umum.

Sahabat, semoga kita dijauhkan dari orang-orang yang berniat keliru dan jahat yaa. Selalu waspada fenomena crosshijaber dimanapun kita berada, apalagi di tempat asing maupun orang asing yang kitapun tak mengetahui identitasnya. Selalu minta perlindungan kepada Allah yaa sahabat sheranaa.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

About the author

Open chat
1
Halo Mohon Info Untuk Distributor Khimar Syar'i di Sharenaa???