Teman Bergaul

Teman Bergaul | Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Sheranaa Indonesia, Apa kabarnya hari ini?

Semoga sahabat sheranaa senantiasa sehat yaa~ Sering banget nyapa sahabat sheranaa, kali ini sheranaa mau bahas soal pertemanan/persahabatan. Bagaimana yaa~ islam menjelaskan tentang pertemanan dalam kehidupan sehari-hari muslim muslimah?

Yuk simak!

Dalam sebuah hadits Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang peran dan dampak seorang teman dalam sabda beliau :

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Imam Muslim rahimahullah mencantumkan hadits di atas dalam Bab : Anjuran Untuk Berteman dengan Orang Shalih dan Menjauhi Teman yang Buruk”. Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa dalam hadits ini terdapat permisalan teman yang shalih dengan seorang penjual minyak wangi dan teman yang jelek dengan seorang pandai besi. Hadits ini juga menunjukkan keutamaan bergaul dengan teman shalih dan orang baik yang memiliki akhlak yang mulia, sikap wara’, ilmu, dan adab. Sekaligus juga terdapat larangan bergaul dengan orang yang buruk, ahli bid’ah, dan orang-orang yang mempunyai sikap tercela lainnya.” (Syarh Shahih Muslim 4/227)

Ibnu Hajar Al Asqalani rahimahullah mengatakan : “Hadits di ini menunjukkan larangan berteman dengan orang-orang yang dapat merusak agama maupun dunia kita. Hadits ini juga mendorong seseorang agar bergaul dengan orang-orang yang dapat memberikan manfaat dalam agama dan dunia.”( Fathul Bari 4/324)

Setelah membaca hadits-hadits di atas, bahwa pertemanan atau memilih teman itu sangat penting banget. Teman yang baik dapat mengantarkan kita menuju kebaikan dunia dan akhirat sedangkan teman yang buruk bukan hanya merusak diri tetapi juga dapat merusak agama seseorang loh. Loh koq? Iyaa dong~ jika berteman dengan teman yang buruk maka mereka juga akan membuat kita lalai, lalai dari menjalankan perintah-perintah agama.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 “Agama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927)

Kalimat agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya, merupakan sebuah wanti-wanti kepada siapa kita berteman, maka orang lain juga akan menilai. Tapi perlu dipahami juga sih, kitanya juga gaboleh membiarkan seseorang berkelakuan kurang baik. Meskipun kitanya belum baik, tapi ada baiknya kita juga mengajak teman yang belum baik untuk bersama-sama berlomba menuju kebaikan. Insya Allah berkah dan menjadi teman seperjuangan dalam agama bakal menyenangkan.

Jadi sahabat, baik-baik memilih teman bergaul yaa~ karena itu sangat berpengaruh bagi kita.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

About the author

Open chat
1
Halo Mohon Info Untuk Distributor Khimar Syar'i di Sharenaa???