Keutamaan Sholat Dhuha

Keutamaan Sholat Dhuha | Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Sheranaa Indonesia. Selamat Pagi dan Salam Semangat yaa~

Sahabat, di kesempatan kali ini sheranaa mau bagiin ilmu penting nih tentang Sholat Dhuha, hayoo~ sahabat sheranaa udah pada rajin belum yaa sholat dhuha nyaa hehe.

Kita bahas disini yuuk, mengenai sholat dhuha.

Sholat dhuha adalah salah satu amalan sunnah bagi ummat islam di dunia, sholat sunnah dhuha memiliki banyak keistimewaan dan keutamaan, lalu sholat sunnah sendiri dikerjakan diantara pagi menjelang siang.

Sholat Dhuha sebagai pencukup dalam kewajiban bersedekah.

Ulama empat madzhab sepakat bahwa sholat dhuha hukumnya sunnah. Diantara dalilnya hadits Abu Dzar radhiallahu’anhua, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

 “Di pagi hari ada kewajiban bagi seluruh persendian kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Demikian juga amar ma’ruf dan nahi mungkar adalah sedekah. Semua ini bisa dicukupi dengan melaksanakan sholat dhuha sebanyak dua raka’at” (HR. Muslim no. 720).

Sholat Dhuha juga disebut sebagai Sholat Awwabin.

“Sholat awwabin adalah ketika anak unta merasakan terik matahari” (HR. Muslim no. 748).

Waktu Sholat Dhuha

“Waktu sholat dhuha adalah dimulai ketika matahari meninggi setinggi tombak bagi orang yang melihatnya (matahari). Dan itu sekitar 15 menit setelah ia terbit” (Fatawa Ibnu Baz, https://ar.islamway.net/fatwa/14645).

Dan waktu yang paling utama adalah ketika matahari sudah tinggi dan sinar matahari sudah terik. Dari Zaid bin Arqam radhiallahu’anhu:

Zaid bin Arqam melihat sekelompok orang yang sedang melaksanakan sholat Dhuha. Kemudian ia mengatakan, “Mereka mungkin tidak mengetahui bahwa selain waktu yang mereka kerjakan saat ini, ada yang lebih utama. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sholat awwabin hendaknya dikerjakan ketika anak unta merasakan terik matahari” (HR. Muslim no. 748).

Keutamaan Sholat Dhuha

1. Merupakan Pesan Rasulullah

“ Sholat dhuha adalah wasiat khusus dari Nabi kepada Abu Hurairah dan kepada seluruh umat beliau secara umum.” (Imam Thabari)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yang berkata, ” Kekasihku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, sholat dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan sholat witir.” (Muttafaqun ‘Alaih. Al-Bukhari no. 1981. Muslim no. 721)

2. Dibangunkan Sebuah Rumah di Surga

Mereka yang rajin mengerjakan sholat dhuha maka akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini sesuai dengan isi hadis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam: “ Barang siapa yang sholat dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami’ No. 634)

3. Berpahala Seperti Orang Pergi Haji dan Umroh

Keutamaan sholat dhuha yang sebelumnya telah didahului sholat subuh berjamaah dan dzikir hingga terbit Matahari adalah seperti mendapat pahala seperti orang pergi haji dan umroh.

Diriwayatkan Anas bin Malik ra, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ” Barangsiapa melaksanakan sholat subuh berjama’ah kemudian ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga terbit Matahari, lalu ia mengerjakan sholat dua rakaat, maka ia seperti memperoleh pahalanya haji dan umroh.” (HR. Tirmidzi No. 586)

4. Termasuk Sholat Awwabin

Diantara keutamaan sholat dhuha yang lain adalah termasuk dalam sholat awwabin, yaitu sholatnya orang-orang yang taat. Rutin mengerjakan sholat dhuha menjadikan seseorang dicatat sebagai orang-orang yang taat.

Abu Hurairah ra meriwayatkan hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “ Tidaklah seseorang menjaga sholat sunnah dhuha melainkan ia adalah awwab (orang yang kembali taat). Sholat dhuha ini adalah sholat awwabin.” (HR. Ibnu Khuzaimah)

5. Dicukupkan Rezeki

Dalam hadits qudsi, Allah akan mencukupkan rezeki hamba-hamba-Nya yang mengerjakan sholat dhuha secara rutin.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “ Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad).

Sumber Ilmu : Muslim.or.id

Nah, itu dia pembahasan mengenai sholat dhuha, semoga kita semua bisa istiqomah dalam mengerjakan sholat dhuha yaa sahabat sheranaa.

Semoga bermanfaat yaa~

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

About the author

Open chat
1
Halo Mohon Info Untuk Distributor Khimar Syar'i di Sharenaa???